Bernanke : Ekonomi masih penuh tantangan

Tanggal February 03, 2012 / 11:04 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Ketua the Fed Bernanke menggambarkan pemulihan ekonomi sangat lambat karena tantangan berat masih dihadapi konsumen dan ekonomi.

Dalam kesaksian di hadapan Kongres, Bernanke mengatakan para anggota Komite Anggaran bahwa meski ekonomi membaik, dengan meningkatnya pembelanjaan konsumen dan lapangan kerja, prospeknya masih penuh ketidakpastian. Ia mengatakan pertanyaan besar adalah kemampuan konsumen berbelanja, mengingat pendapatan yang stagnan, akses kredit sulit, dan kepercayaan yang masih rendah.

Menurutnya, masih ada risiko perkembangan di Eropa atau lainnya ternyata justru memburuk dan membahayakan prospek ekonomi domestik. “Kami akan terus memantau situasi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi ekonomi dan sistem finansial AS,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bernanke juga membela kebijakannya dari kritikan para anggota Kongres dari Republik, dengan mengatakan ekonomi masih membutuhkan banyak sokongan. Bernanke mengatakan krisis finansial Eropa masih mengancam pemulihan ekonomi AS, dan pihaknya akan melakukan apapun untuk meredam efeknya.

Minggu lalu the Fed mengumumkan proyeksi suku bunga rendah diberlakukan sampai akhir 2014. Langkah yang dianggap sebagai upaya untuk membantu pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. Meski begitu, Bernanke tetap membuka pelonggaran lebih lanjut, sembari mendesak Kongres turut mengambil langkah untuk membantu ekonomi.

“Kami tentunya tidak puas dengan situasi saat ini dan sembari berusaha mewujudkan dua mandat kami (stabilitas harga dan ketenagakerjaan maksimal), kami berharap anda semua dan juga pemerintah mencari solusi untuk memperkuat ekonomi,” katanya.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account