Berkurangnya kecemasan ekonomi AS, bursa Asia positif

Tanggal August 30, 2010 / 9:02 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Saham Asia bergerak positif hari ini, menyusul penguatan Wall Street dan berkurangnya kecemasan mengenai ekonomi AS.
Kecemasan itu berkurang berkat hasil revisi PDB AS yang tidak seburuk prediksi dan jaminan dari Ketua the Fed Ben Bernanke untuk tetap menjaga pemulihan ekonomi. PDB AS selama kuartal kedua tumbuh 1,6%, lebih rendah dari data sebelumnya 2,4%, namun lebih baik dari prediksi 1,4%.
Sedangkan Bernanke menegaskan pihaknya siap mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah ekonomi kembali terpuruk ke resesi. Namun, tidak memberi sinyal akan adanya stimulus dalam waktu dekat.
Pernyataan seperti ini biasanya hanya untuk menenangkan pasar. Dampak  pernyataan itu hanya akan sementara, bila tanpa ada tindakan. Bila ini yang terjadi kecemasan mengenai ekonomi AS akan kembali menyerang pasar.
Selain karena PDB AS dan Bernanke, indeks Nikkei juga melaju berkat pelemahan yen dan berita BOJ akan mengadakan rapat darurat hari ini. Ekspektasi merebak BOJ akan mengumumkan langkah yang dapat mengatasi apresiasi yen.
Skenario yang paling mungkin adalah BOJ menambah atau memperpanjang program pinjamannya. Namun, bila langkah ini yang diambil sepertinya tidak akan lama menahan yen karena sudah diperkirakan.
Data terjadwal hari ini adalah pembelanjaan dan pendapatan konsumen AS. Data positif sepertinya akan  memberi dorongan ke Wall Street.
Nikkei Futures Kontrak September (SSIU0)
Indeks Nikkei berhasil rebound kemarin, bangkit dari level terendah dalam 16 bulan terakhir, berkat aksi bargain hunting. Selain itu, pembelian di indeks berjangka oleh investor domestik setelah aksi jual oleh spekulan di sehari sebelumnya juga mengangkat indeks. Namun, laju terhambat oleh ketidakpastian ada tidaknya langkah pemerintah seputar penguatan yen. Indeks Nikkei .N225 ditutup menguat 61,09 poin, atau 0,69%, di 8.906,48.
Mengawali perdagangannya minggu ini, indeks Nikkei mendapat sokongan dari positifnya Wall Street, berkat data PDB AS yang diluar dugaan lebih baik dari perkiraan. Sementara itu, pelemahan nilai tukar yen terhadap dollar berhasil member angin segar bagi kinerja saham ekspor. Namun, kini pelaku pasar akan terfokus pada pertemuan darurat Bank Sentral Jepang (BOJ) hari ini. 
Kospi Futures Kontrak September (KSU0)
Sementara itu di Korsel, indeks Kospi berakhir negatif kemarin, mencatat kejatuhan untuk kelima sesi berturut-turut, di tengah kecemasan mengenai ekonomi karena data AS yang buruk. Kejatuhan dipimpin oleh saham energi dan bank. Indeks Kospi .KS11 ditutup menguat 5,03 poin, atau 0,29%, di 1.729,76.
Setelah sepanjang pekan kemarin mengalami kejatuhan, indeks Kospi kini berhasil bergerak positif, menyusul rally-nya indeks utama Wall Street Jumat lalu, menyusul pernyataan Ketua The Fed yang siap bertindak untuk meningkatkan perekonomian. Sentimen positif juga datang dari Jepang, dimana pertemuan darurat BOJ untuk menyikapi penguatan yen.
Hang Seng Futures Kontrak Agustus (HSIQ0)
Indeks Hang Seng masih tenggelam dalam zona negatif Jumat lalu, merosot ke level terendah dalam sebulan terakhir, setelah China  Life melanjutkan kejatuhannya yang dipicu oleh kinerja keuangan yang mengecewakan. Namun, kejatuhan berhasil diredam oleh penguatan saham ICBC yang mengumumkan kinerja keuangan yang memuaskan. Indeks Hang Seng .HSI ditutup melemah 14,71 poin, atau 0,07%, di 20597.
Awan cerah menyelimuti indeks Hang Seng, menyusul penguatan bursa regional menyusul kenaikan Wall Street, menyusul sejumlah kabar positif dari Jepang dan AS. Selain itu, kenaikan harga komoditas global seperti emas dan minyak diperkirakan akan memicu kenaikan saham-saham pertambangan.

Rekomendasi
NIKKEI


KOSPI


HANG SENG



Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account