Barat masih pimpin dunia di abad 21
Jakarta, Strategydesk - Presiden AS Barack Obama dengan yakin menyatakan bahwa Barat masih menjadi pemimpin dunia di abad 21. Aliansi AS dan Eropa tetap memegang peran penting meski muncul kekuatan baru seperti China, India dan Brazil.
Menolak pandangan peradaban Barat sudah mencapai puncaknya, Obama menegaskan bahwa Barat masih penting mengisi kepemimpinan global dalam ekonomi, politik dan keamanan, terutama di tengah banyak gejolak seperti di Timur Tengah dan Afrika Utara.
"Mungkin, argumennya, adalah negara itu (China, India, Brazil) mewakili masa depan, dan masa kepemimpinan kita sudah lewat. Argumen itu salah. Masa kepemimpinan kita adalah sekarang,” kata Obama di Westminster Hall, atau Parlemen Inggris. Menurutnya, hanya aliansi Barat yang punya kekuatan dan kemampuan untuk menjaga dan mempromosikan demokrasi di dunia.
Obama mengatakan AS dan Inggris lah yang mengembangkan pasar bebas dan kapitalisme yang kini memakmurkan China, India dan Brazil. Meski begitu, dari pada takut dengan kebangkitan Asia, ia mengimbau untuk menyambut perkembangan ini, karena telah membebaskan ratusan juta orang dari kemiskinan serta menciptakan pasar dan peluang baru bagi Barat.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan



