Bailout kedua Yunani diputuskan Juni
Jakarta, Strategydesk - Para pemimpin Eropa akan memutusakan bantuan tambahan untuk Yunani pada akhir Juni dan menolak restrukturisasi total utang negara itu, kata Jean-Claude Juncker, Ketua Eurogroup.
Inspektor dari Uni Eropa, IMF dan ECB dijadwalkan untuk menyelesaikan evaluasi mengenai perkembangan yang dicapai Yunani dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk mendapat bailout pertama sebesar 110 miliar euro. Uni Eropa kemudian memformulasikan rencana untuk bantuan tambahan untuk Yunani, yang masih sulit mendapat pembiayaan dari pasar setahun setelah mendapat bailout.
“Kami menantikan keputusan akhir,” kata Juncker yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Luksemburg pasca pertemuan dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy kemarin. “Posisi mereka akan menentukan posisi kami, jadi masih terlalu dini. Kami akan coba memecahkan masalah Yunani pada akhir Juni.”
Menurut persyaratan paket pinjaman, Yunani bisa kembali ke pasar keuangan dan menjual sekitar 30 miliar euro obligasi tahun depan. Dengan yield mencapai 16,4%, lebih dari dua kali lipat bunga bailout, Uni Eropa melihat Yunani butuh bantuan tambahan. Tapi IMF mengancam akan menunda pemberian pinjaman sampai Uni Eropa menjelaskan bagaimana Yunani akan dibiayai.
Para pejabat Uni Eropa dan ECB masih berdebat soal bagaimana membantu Yunani. Para pejabat Eropa sempat menyebut wacana restrukturisasi ringan, menyakinkan pemegang obligasi untuk menerima secara sukarela perpanjangan waktu jatuh tempo. Namun, para pejabat ECB menolak mentah-mentah gagasan itu, dengan menyebutnya mustahil.
Perdana Menteri Yunani George Papandreou telah mengumumkan tambahan pemotongan anggaran sebesar 6 miliar euro tahun ini untuk memenuhi target pengurangan defisit menjadi 7,5% PDB. Pemerintah juga berjanji untuk mempercepat penjualan aset senilai 50 miliar euro untuk membayar utang, yang akan mencapai 160% PDB tahun ini, tertinggi dalam sejarah euro.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan



