Bahas krisis, tiga besar Eropa siap bertemu

Tanggal November 24, 2011 / 11:25 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Para pemimpin dari tiga ekonomi terbesar Eropa akan mengadakan pertemuan hari ini dalam rangka mengatasi perbedaan soal bagaimana mengentaskan krisis utang.

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy akan menjamu Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Italia Mario Monti, yang baru menjabat minggu lalu. Bersama, mereka akan mencari cara untuk mempercepat upaya membenahi kondisi fiskal dalam rangka menenangkan pasar seiring ancaman penyebaran krisis ke Spanyol dan inti zona euro.

Sarkozy punya tujuan dalam pertemuan ini, dengan lima bulan sebelum pemilu, ia berjuang untuk mempertahankan rating AAA-nya Perancis, meski ada peringatan dari lembaga rating terancam.

Di era Silvio Berlusconi, Italia kehilangan citranya sebagai anggota G-8 dan ekonomi terbesar ketiga Eropa, di tengah beban utang yang mencapai hampir 2 triliun euro. Dengan bertemu dengan Merkel dan Sarkozy, Monti berharap untuk meraih kembali sebagian pengaruh Roma-nya.

Tapi Perancis dan Jerman masih jauh dari bersatu dalam pandangan. Kemarin, Menteri Keuangan Perancis Francois Baroin kembali mendesak Jerman untuk melunak soal mengizinkan ECB berperan sebagai lender of the last resort.

Perancis, dan beberapa negara zona euro lainya, merasa bila ECB diperbolehkan membantu pemerintah secara aktif, bisa amat mengurangi potensi default. Tapi Jerman , bahwa setiap langkah yang hanya mencetak uang, akan menjatuhkan independensi ECB dan mandat stabilitas harganya.

Jerman tetap berpatokan dengan kesepakatan yang dibuat pada 26-27 Oktober untuk memperluas modal dan peran EFSF, yang dirancang untuk menjadi dana talangan tapi terlalu kecil untuk membantu Italia. Paris masih berharap Jerman mengubah pendiriannya bila krisis memburuk.

Pertemuan ini menyusul hasil lelang obligasi Jerman yang kurang diminati. Jerman hanya mampu mengumpulkan 3,9 miliar euro dari target 6 miliar euro dalam lelang obligasi tenor 10 tahun dengan yield rata-rata 1,98%. Lelang ini mengguncang pasar keuangan dunia, karena investor menginterpretasikan hasil ini sebagai pertanda krisis mengetuk gerbang terkuat Eropa.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account