Awan hitam Eropa masih naungi regional
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei tergelincir kemarin ke level penutupan terendah dalam 2,5 tahun terakhir, tertekan oleh faktor eksternal yang negatif. Saham bertumbangan menyusul hasil lelang obligasi Jerman yang menambah kecemasan soal krisis utang Eropa. Data AS, Eropa dan China yang buruk kegelisahan pasar. Indeks Nikkei ditutup jatuh 149,56 poin, atau 1,80% di 8.165,18.
Indeks Nikkei masih tertekan perdagangan akhir pekan ini dimana sentiment Eropa masih menghantui pasar. Sementara itu, para analis memperkirakan indeks Nikkei terancam jatuh ke bawah 8.000 bulan ini. Meski demikian, kejatuhan ke level itu mungkin sementara dan indeks bisa sedikit kembali ke atas itu karena bargain hunting dapat mengangkatnya. Sedikit pelemahan yen diharapkan mampu mengangkat sektor ekspor.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi bangkit dan berakhir positif, setelah sempat tertekan karena anjlokny Wall Street dan hasil lelang obligasi Jerman yang mengecewakan. Hal ini berkat institusi yang borong saham menyusul kejatuhan tajam di sesi sebelumnya. Indeks Kospi ditutup menguat 11,96 poin, atau 0,67% di 1.795,06, setelah sempat melorot sampai ke 1.769,43, terendah dalam lima minggu terakhir.
Indeks Kospi kembali terjungkal kali ini karena masih dibayangi sentimen negatif mengenai krisis utang Eropa. Hal ini dikarenakan keengganan Jerman untuk menggunakan obligasi euro dalam membantu krisis utang yang melanda beberapa negera di zona euro. Ditutupnya pasar AS semalam karena libur Thanksgiving akan mengurangi pergerakan pasar.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang berakhir positif kemarin, berkat rebound yang dipimpin oleh sektor properti dan bank menyusul aksi bargain hunting yang datang setelah indeks merosot dalam enam dari tujuh sesi terakhir. Tapi rendahnya volume mengindikasikan investor masih enggan bertransaksi. Indeks Hang Seng ditutup menguat 70,67 poin, atau 0,40%, di 17.935,10. Indeks itu telah anjlok 8,4%, atau 1.644 poin, selama tujuh sesi sebelumnya, dan menyentuh level terendah dalam lima bulan terakhir di 17.864 kemarin.
Indeks Hang Seng kembali tertekan kali ini karena kecemasan soal krisis utang Eropa. Kini perhatian pasar tertuju ke lelang obligasi Italia, yang kemungkinan dapat semakin menekan. Dan tidak luput momentum “Black Friday” pasca libur Thanksgiving, akan memperlihatkan retail sales-nya AS.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional
- Penguatan yen hantam Nikkei
- Awal pekan regional menguat terbatas



