Awal tahun IHSG coba menghijau
Jakarta, Strategydesk - Berita dalam negeri, tidak ada yang jelek. Secara teknikal IHSG juga bagus: sudah diatas resisten 3811, resisten dari triangle (atau orang juga bisa bilang itu wedge) dengan arah menuju 4000-4050. Indeks Nikkei pagi ini juga masih bergerak naik meski hanya tipis. Semua ini menjadikan bekal bagi kita untuk bisa mengawali 2012 ini, minimal dengan market bergerak flat naik.
IHSG hari ini, diperkirakan akan bergerak flat naik pada kisaran 3805 - 3875. Hanya penutupan dibawah 3800 - 3805 yang akan memberikan signal, bahwa kita akan mengawali minggu pertama di tahun 2012 ini dengan konsolidasi.
Untuk minggu pertama di bulan Januari ini, saham-saham Batubara dan Semen tetap menjadi pilihan utama kami, disamping tentu saja saham-saham big caps dan properti.
"Selamat tahun baru 2012, semoga ditahun ini, kinerja IHSG lebih baik dari tahun kemarin"
Global Outlook
Tahun boleh berganti, tapi ada satu yang sama, yaitu ketidakpastian yang masih menyelimuti pasar global.
Krisis utang Eropa masih jauh dari berakhir, gejolak Timur Tengah kini bergeser ke Suriah dan Iran, yang kini mengancam aliran minyak dari Teluk bila sanksi diterapkan Barat.
2011 merupakan tahun yang suram bagi bursa saham di luar AS dengan saham dunia jatuh sekitar 8% dan emerging markets lebih buruk lagi. Minyak menjadi instrumen kinerja terbaik, dengan kenaikan sebesar 10% dan emas juga menjadi instrumen primadona, meski kejatuhan akhir tahun menggerus sedikit penguatannya.
Jadi bagaimana selanjutnya? Jawabannya tergantung dengan apakah yang akan diambil oleh para pemimpin Eropa, Asia dan Amerika dan bagaimana persepsi pasar.
Saham global masih goyah, bank sentral masih menerapkan suku bunga rendah. Secara global, inflasi berpotensi menurun, tapi prospek harga minyak masih sulit diproyeksi mengingat gejolak di Timur Tengah.
Indikasi perbaikan ekonomi AS dan kemampuan China menjaga pertumbuhan ekonomi dalam rangka mencegah inflasi melonjak akan menjadi kunci bagi pasar tapi masalah krisis utang Eropa masih menjadi batu sandungan.
Di minggu awal tahun baru ini, pasar diperkirakan masih rentan dan investor tetap rapuh kepercayaannya. Salah satu hal yang sedang diwaspadai pasar adalah ancaman downgrade negara Eropa. Serangkaian data ekonomi AS yang positif, menimbulkan harapan data berikutnya juga menggembirakan. Salah satu yang dinanti adalah data payroll, diumumkan Jumat nanti.
Untuk hari ini, sebagian besar bursa di dunia masih ditutup, di antara buka adalah bursa Seoul dan Jakarta. Saham Korsel diperkirakan bergerak flat hari ini karena banyaknya investor yang enggan bertransaksi, menunggu data ekonomi AS.Dengan minimnya katalis, IHSG diperkirakan juga tak mampu banyak gerak.
Review IHSG
Mengakhiri perdagangannya di minggu lalu, yang juga merupakan penutupan akhir tahun 2011, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan sebesar 13,220 poin (0,34%) menjadi 3.818,072. Sementara dalam perdagangan selama satu tahun IHSG tercatat naik sebesar 3,2%.
Pada perdagangan tahun 2011, pergerakan IHSG relatif flat. Pelaku pasar dicemaskan oleh krisis utang yang melanda kawasan zona euro. Belum lagi, ancaman resesi yang juga menghantui Negara adi daya AS. Sementara dari dalam negeri, IHSG justru mendapat dorongan positif, dengan dinaikannya peringkat kredit oleh Fitch Rating ke dalam “investment grade”.
Kembali ke perdagangan Jumat (30/12/11), beberapa sektor yang menopang kenaikan IHSG antara lain; sektor industri dasar, yang naik sebesar 1,73%, kemudian disusul saham consumer goods yang naik 0,90% dan manufaktur menguat 0,72%.
Sementara sektor yang menjadi pemberat kinerja indeks datang dari agrikultur yang anjlok 1,18% dan infrastruktur yang turun 0,29%.
Ulasan Teknikal
IHSG 
Mampu ditutup di atas resistance 3.811 (kini menjadi support) bisa menjadi sinyal positif bagi IHSG. Kondisi ini didukung pula oleh indikator stochastic yang mulai golden cross serta RSI yang bergerak uptrend. Moving average pun terlihat masih mendukung pola uptrend tersebut. Kami melihat bahwa saat ini IHSG akan mencoba meraih resistance di 3.875, yang akan memberikan konfirmasi bullish continuation menuju area 3.950 – 4.050. Sementara itu, penutupan kembali IHSG di bawah level 3.811 akan membuat pergerakan IHSG flat di area 3.750 – 3.830. untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.780 – 3.850.
R3 3851
R2 3839
R1 3830
Pivot 3818
S1 3809
S2 3797
S3 3789
ITMG
Secara trend ITMG masih dalam kondisi bearish. Namun sinyal reversal mulai terlihat setelah harga mampu mempertahankan support-nya di 34.950, dan bergerak di atas support tersebut. Sementara itu, moving average 10 sudah bergerak di bawah harga, indikasi bahwa trend jan gka pendek mulai bergerak bullish. Kami melihat bahwa saat ini ITMG berpeluang untuk menguji resistance di 40.450, yang akan memberikan konfirmasi kenaikan lanjutan menuju area 43.800 – 45.000.
Rekomendasi : Buy @38.000, stop loss breakout 37.00, target 40.000
Support : 37.950, 37.000
Resistance : 40.450, 42.000
TLKM
Secara keseluruhan trend TLKM masih bearish, hal ini terlihat dari garis trend serta MA yang terlihat downtrend. Indikator RSI dan stochastic pun masih berada di area negatif, menunjukkan bahwa seller masih dominan. Kami melihat bahwa harga saat ini akan kembali menguji support-nya di 6.900. Penembusan support tersebut akan memberikan potensi penurunan lanjutan menuju area 6.600 – 6.200.
Rekomendasi : Sell on strength
Support : 6.900, 6.600
Resistance : 7.200, 7.500
Rekomendasi
Stock Screener
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- IHSG merana jelang long weekend
- Koreksi IHSG masih berlanjut
- Waspada penutupan IHSG hari ini di bawah 4.110
- Sentimen regional membebani IHSG
- Tekanan jual pemodal asing, IHSG uji support 4.111
- Koreksi Dow, IHSG flat turun di 4.130-4.195
- IHSG mencoba bangkit
- Tren naik IHSG terancam sentimen global
- IHSG rawan koreksi
- Setelah tembus rekor, IHSG bisa tersendat
- Sentimen global bisa bantu IHSG
- IHSG mixed jelang data inflasi
- IHSG ikuti sinyal positif regional
- Earning lokal siap topang IHSG
- IHSG masih dalam konsolidasi



