Awal pekan ini, bursa Asia masih terbenam

Tanggal December 19, 2011 / 7:40 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      I
ndeks Nikkei berhasil rebound akhir pekan lalu, setelah tersungkur selama tiga sesi sebelumnya, terangkat oleh data ekonomi AS. Tapi investor masih khawatir dengan krisis utang Eropa. Sentimen pasar terbantu oleh data ekonomi AS yang cukup baik. Tapi pelaku pasar menunggu voting kepercayaan di parlemen Italia untuk mempercepat persetujuan paket penghematan 33 miliar euro, dengan sembari diliputi ketakutan akan penurunan rating zona euro. Indeks Nikkei ditutup naik 24,35 poin, atau 0,29% di 8.401,72, tapi jatuh 1,6% selama minggu ini.
      Indeks Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam kisaran terbatas kali ini, meski ada ruang untuk rebound pasca jatuhnya dalam perdagangan belakangan ini. Sebagian besar pelaku pasar memperkirakan indeks Nikkei tidak akan bergerak tajam menjelang akhir tahun.

Rekomendasi




Kospi
      I
ndeks Kospi berhasil mencatat kenaikan signifikan Jumat lalu, berkat data ekonomi AS yang mengurangi kecemasan mengenai pemulihan di ekonomi terbesar dunia itu. Sektor unggulan seperti otomotif, keuangan dan teknologi, diburu setelah bertumbangan di sesi sebelumnya. Tapi para analis memperkirakan indeks akan bergerak dalam range sempit minggu depan karena minim katalis. Indeks Kospi ditutup menguat 20,85 poin, atau 1,15% di 1.839,96.
      Indeks Kospi belum bisa bangkit karena dibayangi krisis utang Eropa. Kendati kalangan pasar memperkirakan aksi jual akan berkurang karena banyak investor berlibur akhir tahun.  Tapi yang perlu diwaspadai ancaman penurunan rating negar zona euro bisa menekan sentimen lebih jauh.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng rebound Jumat lalu, setelah terjerembab di zona merah selama enam sesi berturut-turut, karena data ekonomi AS dan ekspektasi Beijing akan melonggarkan kebijakan moneternya. Sentimen pasar terbantu oleh data ekonomi AS yang cukup baik. Namun investor tetap cemasan dengan perkembangan di Eropa dan khawatir dengan prospek perlambatan ekonomi China. Indeks Hang Seng ditutup menguat 258,55, atau 1,43% ke posisi 18.285,39, tapi melemah 1,6% minggu ini.     
      Indeks Hang Seng kembali terperosok di awal pekan ini seiring kejatuhan bursa regional karena kecemasan akan krisis utang Eropa. Aksi bargain hunting bisa saja terjadi bila krisis utang Eropa untuk sementara waktu dikesampingkan, bersamaan dengan membaiknya data ekonomi AS dan jelang libur Natal dan akhir tahun. 

Rekomendasi



Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account