Aussie uji $1,000
Jakarta, Strategydesk - Aussie rally hari ini, melanjutkan penguatan kemarin, didukung oleh risk appetite di tengah penguatan saham dan berita kenaikan rating Australia.
Saham Asia masih bergerak naik hari ini berkat penjualan ritel Black Friday AS dan harapan para pemimpin Eropa akan menyiapkan langkah lebih lanjut atasi krisis utang. Penguatan saham ini mendorong minat terhadap aset berisiko.
Aussie juga menguat setelah Fitch Ratings menaikkan peringkat kredit Australia menjadi AAA dari AA+, dengan outlook stabil. Dengan kenaikan ini, Australia menjadi salah satu dari 15 negara yang punya rating top dalam daftar Fitch. Menurut lemabag itu, kenaikan ini mencerminkan kekuatan fundamental Australia termasuk ekonomi bernilai tambah tinggi dan kerangka kebijakan yang fleksibel.
Aussie menanjak hingga $0,9992 hari ini, tapi belum mampu menembus level psikologis $1,000, yang menjadi tahanan (resistance) kuat. Isu krisis utang Eropa turut berimbas pada pergerakan aussie. Sebagai mata uang berisiko, pergerakan aussie sering searah dengan euro dan sterling.
Pada jam 15:30 WIB, aussie diperdagangkan di $0,9940, menguat dari level penutupan sebelumnya $0,9895.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai
- Aussie koreksi jelang data, RBA



