Apa yang akan dikatakan the Fed soal ekonomi?
Jakarta, strategydesk - Ekonomi AS melambat dalam beberapa bulan terakhir, tapi tekanan inflasi meningkat. Bagaimana the Fed merespon dilema ini?
Dengan tidak banyaknya even penting minggu ini, pasar menantikan jawaban pejabat the Fed pasca rapat regulernya Kamis dini hari nanti.
Sejak rapat mereka pada April, banyak data ekonomi AS mengindikasikan perlambatan. Tapi di saat yang sama, belum ada bukti kondisi memburuk.
“Pertanyaan kuncinya adalah bagaimana the Fed memandang kombinasi pertumbuhan rendah dan inflasi tinggi,” kata Nigel Gault, ekonom dari IHS Global Insight di Lexington Massachusetts. Apakah the Fed masih perkirakan pertumbuhan akan meningkat setelah melambat di semester pertama? Apakah the Fed masih yakin inflasi akan terkendali?
Pertama, cuaca buruk, kemudian gejolak Timur Tengah, yang membuat harga bensin melonjak. Selanjutnya adalah gempa dan tsunami Jepang, di mana memicu gangguan produksi suku cadang yang berdampak ke sektor manufaktur AS. Penerimaan tenaga kerja menyusut dan aktivitas manufaktur melambat. Sedangkan inflasi inti menanjak.
“The Fed akan mengakui ekonomi melambat, tapi merka akan berargumen peningkatan aktivitas di semester kedua,” kata Christopher Probyn, chief economist dari State Street Global Advisors di Boston.
The Fed diperkirakan juga akan mengkonfirmasi program pembelian aset $600 miliar akan selesai pada akhir bulan ini, sesuai jadwal.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik
- Fitch anggap default Yunani tak terelakkan



