Ancaman resesi di AS capai 50%
Jakarta, Strategydesk - Kemungkinan AS kembali terjerumus ke resesi di 2012 mencapai 50%, akibat krisis utang Eropa, menurut hasil riset ekonom dari the Fed.
Hasil analisa indikator ekonomi utama AS mengindikasikan peningkatan potensi resesi antara akhir tahun ini dan awal tahun depan, peneliti dari the Fed distrik San Fransisco menyebut dalam tulisannya. Dalam studi yang dipublikasikan hari ini, Travis Berge dari the Fed Kansas City, bersama Early Eilias dan Oscar Jorda dari the Fed San Francisco melihat ancaman resesi karena faktor domestik dan kaitannya dengan perkembangan internasional.
“Hal ini mengindikasikan adanya probabilitas lebih dari 50% kita akan mengalami resesi di awal 2012. Karean potensi resesi internasional sulit diestimasi, kita perlu hati-hati dengan interpretasi hasil analis ini. Tapi pesannya jelas, bahwa ekonomi AS yang masih rapuh tidak akan mampu bertahan menghadapi guncangan dari seberang Atlantik. Krisis utang Eropa akan menyeret AS kembali ke resesi,” kata mereka.
Berdasarkan ekonominya sendiri, atau tanpa memasukkan variabel eksternal, AS menghadapi ancaman resesi 30%. Hasil riset ini memperlihatkan meski ancaman domestik terhadap pertumbuhan AS masih terbatas, guncangan dari luar bisa memukul pemulihan ekonomi.
Riset ini datang di saat pasar masih resah. Bukti dalam data ekonomi terbaru memang menunjukkan perlambatan ekonomi AS yang sempat terjadi tahun ini mulai beralih menjadi momentum pertumbuhan seiring pergantian tahun. Namun even tak terduga masih membayanginya. Krisis utang yang menghantam Eropa telah mengguncang pasar keuangan dan memicu gejolak politik, dan ini memperbesar ancaman resesi di benua biru itu.
Sebagian besar ekonom sepakat AS tidak kebal dari krisis Eropa mengingat tingkat perdagangan di antara keduanya dan interkoneksi pasar keuangan. Salah satu contoh terbaru adalah bangkrutnya bank investasi AS, MF Global, akibat investasi di surat utang Eropa.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Jepang mulai optimis dengan prospek ekonomi
- Yunani harus gelar pemilu ulang
- Euro, cacat sejak lahir
- Pejabat Eropa bersiap kemungkinan keluarnya Yunani dari euro
- Krisis perbankan, dilema Spanyol
- Meski surplus bertambah, ekspor & impor China melambat
- Jerman ke Yunani: Langgar aturan, tak ada bantuan
- Perancis & Yunani picu era ketidakpastian baru
- Yunani berisiko keluar dari euro?
- Draghi tetap buka ruang tindakan bila diperlukan
- ECB coba bertahan di tengah tekanan
- Manufaktur China membaik, indikasi pemulihan
- RBA pangkas rate 50 bps
- Spanyol dalam jeratan resesi
- BOJ tambah stimulus moneter



