Aksi profit taking hentikan kenaikan emas

Tanggal January 31, 2012 / 11:30 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Jakarta, Strategydesk - Harga Emas mengalami koreksi pada penutupan New York kemarin. Logam mulia tersebut melemah berbarengan turunnya mata uang euro dan komoditas lainnya. Penurunan tersebut memicu profit taking di emas yang memang telah mengalami penguatan yang tajam di sesi-sesi sebelumnya.
Masalah krisis utang Eropa tetap menjadi sorotan para pelaku pasar.  Investor kembali resah dengan masalah Yunani yang masih terkatung-katung. Upaya Yunani membujuk kreditor untuk mererima kerugian masih belum membuahkan hasil, di saat para pemimpin Eropa berkumpul di Brussel membahas aturan fiskal baru. Kekhawatiran negosiasi gagal membuat investor melepas euro dan saham dan mengalihkan dana mereka ke dollar dan yen.
Penguatan dollar tersebut telah mengurangi permintaan emas sebagai investasi alternatif. Emas yang biasanya berfungsi sebagai safe haven, kini perannya tergantikan oleh dollar. Pergerakan emas dalam beberapa bulan terakhir cenderung berkorelasi dengan asset-asset beresiko.
Di saat bursa saham saham anjlok, pelaku pasar kemudian menjual asset emasnya guna mentupi kerugiannya di pasar saham.
Namun untuk jangka panjang, peran emas sebagai safe haven masih berfungsi. Outlook dollar yang masih lemah, minimal sampai tahun 2014 mendatang, bisa mengangkat harga komoditas. Selain itu, ditengah suramnya prospek ekonomi global, tidak menutup kemungkinan investor akan memborong emas sebagai lindung nilai, seperti yang terjadi di tahun 20008.
Sementara itu, pada perdagangan hari ini di Asia, pergerakan emas terlihat masih stabil. Investor masih akan terus mencermati perkembangan dari Eropa.

Rekomendasi


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account