4 bank sentral akan pertahankan suku bunga
Tanggal August 04, 2008 / 6:57 am. Oleh: Nizar Hilmy
Empat bank sentral akan mengadakan rapat kebijakan minggu ini, yaitu the Fed, ECB, BOE dan RBA. Semua diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya masing-masing.
The Fed kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunganya di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Para pejabat the Fed sedang menghadapi dilemma karena lesunya ekonomi dan tingginya inflasi mempersulit mereka untuk menentukan kebijakan.
Di saat the Fed terus berupaya untuk memulihkan pasar keuangan dan ekonomi yang hancur karena krisis kredit dan perumahan, bank sentral itu juga harus menghadapi tekanan infasi, yang meningkat karena lonjakan harga energi dan pangan. Melihat kondisi tersebut, the Fed akan mempertahankan suku bunganya di 2,0% dalam rapatnya yang dimulai besok.
Meski keputusannya sudah diprediksikan, Pasar menantikan pernyataan Ketua the Fed Ben Bernanke mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter ke depan.
Sementara di Eropa, kondisinya tidak jauh berbeda. ECB dan BOE juga menghadapi dilema yang sama, yaitu kenaikan inflasi di tengah perlambatan ekonomi. Keduanya pun juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya masing-masing, ECB di 4,25% dan BOE di 5,0%.
Pasar akan menantikan pernyataan Presiden ECB Jean-Claude Trichet pasca keputusan rate tersebut. Pasar akan mencermati posisinya, tetap berfokus pada stabilitas harga, atau mulai mengurangi pendiriannya itu dan lebih memperhatikan pertumbuhan.
Sementara itu, RBA, atau bank sentral Australia, yang akan mengumumkan keputusan suku bunga besok, diperkirakan akan mempertahankan rate-nya di 7,25%.
Empat bank sentral akan mengadakan rapat kebijakan minggu ini, yaitu the Fed, ECB, BOE dan RBA. Semua diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya masing-masing.
The Fed kemungkinan besar akan mempertahankan suku bunganya di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Para pejabat the Fed sedang menghadapi dilemma karena lesunya ekonomi dan tingginya inflasi mempersulit mereka untuk menentukan kebijakan.
Di saat the Fed terus berupaya untuk memulihkan pasar keuangan dan ekonomi yang hancur karena krisis kredit dan perumahan, bank sentral itu juga harus menghadapi tekanan infasi, yang meningkat karena lonjakan harga energi dan pangan. Melihat kondisi tersebut, the Fed akan mempertahankan suku bunganya di 2,0% dalam rapatnya yang dimulai besok.
Meski keputusannya sudah diprediksikan, Pasar menantikan pernyataan Ketua the Fed Ben Bernanke mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter ke depan.
Sementara di Eropa, kondisinya tidak jauh berbeda. ECB dan BOE juga menghadapi dilema yang sama, yaitu kenaikan inflasi di tengah perlambatan ekonomi. Keduanya pun juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya masing-masing, ECB di 4,25% dan BOE di 5,0%.
Pasar akan menantikan pernyataan Presiden ECB Jean-Claude Trichet pasca keputusan rate tersebut. Pasar akan mencermati posisinya, tetap berfokus pada stabilitas harga, atau mulai mengurangi pendiriannya itu dan lebih memperhatikan pertumbuhan.
Sementara itu, RBA, atau bank sentral Australia, yang akan mengumumkan keputusan suku bunga besok, diperkirakan akan mempertahankan rate-nya di 7,25%.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Jadwal Earnings Jepang 30 Januari - 10 Februari 2012
- Jadwal Libur Pasar Keuangan AS, Asia 2012
- ECB terseret polemik krisis
- Bayang-bayang Lehman Brothers hantui politisi & bankir Eropa
- Negara pengutang terbesar di dunia
- Yunani sebaiknya keluar dari euro?
- Krisis utang Eropa yang belum juga tuntas
- Even penting minggu ini: RBA, BOJ, BOE & ECB
- Kaleidoskop 2010: Krisis utang Eropa
- Dapatkah QE 2 pulihkan ekonomi AS?
- The Fed bersiap luncurkan stimulus (lagi)?
- Akankah Jepang intervensi yen?
- Prospek ekonomi Eropa lebih baik dari AS?
- Pasar sambut earnings season
- Apakah euro menuju paritas dollar?



